Rabu, 19 September 2012

Ciri tahap perkembangan bayi


a)      Periode bayi

Ciri-ciri yang penting dari masa bayi baru lahir ;

1)      Periode ini merupakan masa perkembangan yang tersingkat dari seluruh periode perkembangan.

2)      Periode ini merupakan saat penyesuaian diri kelangsungan hidup perkembangan janin.

3)      Periode ini ditandai dengan terhentinya perkembangan

di akhir periode ini bila bayi selamat maka merupakan awal perkembangan lebih lanjut.

a.       Infancy :  selama dua minggu sejak  bayi lahir. Dalam masa ini terjadi dua fase yang berbeda. Dalam waktu  kurang lebih 30 menit setelah bayi lahir dia tidak berusaha untuk menyewsuaikan diri dari lingkungan fase ini di sebut partunal.

b.      Neonatal : pada saat plasenta dipotong, bayi otomatis berdiri sendiri sebagai individu dan mempunyai sedikit kebebasan disbanding saat-saat sebelumnya.

c.       Penyesuaian radikal : periode ini terpendek dalam kehidupan manusia. Tetapi di masa ini individu mengalami masa penyesuaian dari yang amat radikal diharapkan seketika pada situasi dan kondisi yang berlainan dalam

d.      Penyesuaian radiakal dari perut ibunya. Temperature lingkungan berubah, demikian pula cara bernapas, makan, dan pembungan sisa makanan.

e.       Mass activity : prilaku bayi masih bersifat sembarangan hamper tanpa arti. Dan kurang terkendali.

f.       Priode bayi berlangsung selama dua tahun. Pada usia awal ini individu mulai belajar mengenai orang lain di luar dirinya dan ibunya dan harus menyesuaikan diri.

g.      Ciri menonjol lain dalam usia awal adalah adanya keingintahuan yang besar. Koordinasi otot dan kekuatan fisik belum sempurna, tetapi bayi sudah melakukan beberapa percobaan dengan lingkunga baik dengan cara menggigit, meraba, mencium atau melempar sesuatu, masa bayi tumbuhnya kreativitas . bayi belajar bahas ibu, belajar aturan sederhana dalam lingkungan, serta belajar mengguakan berbagai organ tubuh untuk tugas fungsional (missal : untuk tangan bayi belajar menggengam, lepas, lempar) prode bayi mulainya masa peka.

Perkembangan sosial pada masa bayi merupakan hal yang sulit untuk di amati. Hal ini disebabkan, karena kita belum terlalu mengenal rekasi-reaksi emosional bayi yang di perlihatkan sebagai tanda bahwa dia merespon sebuah tindakan. Tetapi sebenarnya perkembangan sosial dengan orang lain sudah dimulai sejak masa bayi dengan cara yang sangat sederhana.

Pada tahun pertama kehidupan, perkembangan sosial bayi sangat terbatas, yang utama dengan ibu dan pengasuhnya. Perkembangan sosial tersebut dilakukan dengan pandangan, pendengaran dan bau badan. Kepedulian terhadap lingkungan hampir tidak ada, sehingga apabila kebutuhannya sudah terpenuhi anak tidak peduli lagi terhadap lingkungan.

 

Masa Bayi Baru Lahir (New Born).

Masa ini dimulai dari sejak bayi lahir sampai bayi berumur kira-kira 10 atau 15 hari.

Dalam perkembangan manusia masa ini merupakan fase pemberhentian (Plateau stage)

artinya masa tidak terjadi pertumbuhan/perkembangan.

Ciri-ciri yang penting dari masa bayi baru lahir ini ialah:

a) Periode ini merupakan masa perkembangan yang tersingkat dari seluruh periode

perkembangan.

b) Periode ini merupakan saat penyesuaian diri untuk kelangsungan hidup/ perkembangan

janin.

c) Periode ini ditandai dengan terhentinya perkembangan.

d) Di akhir periode ini bila si bayi selamat maka merupakan awal perkembangan lebih

lanjut.

 

Masa Bayi (Babyhood).

Masa ini dimulai dari umur 2 minggu sampai umur 2 tahun.

Masa bayi ini dianggap sebagai periode kritis dalam perkembangan kepribadian karena

merupakan periode di mana dasar-dasar untuk kepribadian dewasa pada masa ini

diletakkan.

Contoh gambar 

 Reaksi Sosial Bayi Terhadap Orang Dewasa

Pada masa bayi ini bayi senang sekali bila diajak berhubungan atau berteman oleh orang lain, misalnya diajak berbicara, bermain dan sebagainya. Makin besar anak makin membutuhkan tidak hanya kontak fisik namun juga kontak psikis. Kontak fisik dapat diwujudkan dengan menggendong, menggandeng, mengelus rambut, mencium, memandikan. Sedangkan kontak psikis dapat berupa pemberian perhatian, kasih sayang, dorongan.

Beberapa perilaku lazim yang sering muncul pada masa bayi antara lain:

 

   1. Imitasi (peniruan), yakni bayi senang sekali meniru tingkah laku atau sikap orang-orang dewasa yang ada disekitarnya, misalnya menirukan orang tertawa, tersenyum, tepuk tangan dan sebagainya.

   2. Shyness (perasaan malu), yakni pada masa ini anak mudah sekali merasa alu atau takut terhadap orang-orang yang belum dikenalnya. Akan tetapi sebaliknya anak menjadi tidak mudah takut atau malu setelah dapat mengenal lebih terhadap orang tersebut.

   3. Dependency (ketergantungan), yakni anak tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain.

   4. Acceptance or the authority, menerima kekuatan atau kekuasaan yang melebihi dirinya yang ada diluar dirinya.

   5. Rivalry (persaingan dan resistant behavior). Resistant behavior bertujuan untuk menunjukkan kekuatan.

   6. Attention seeking (perhatian akan sesuatu). Pada masa ini timbul niat atau kemauan anak untuk mengenal lebih lanjut atas apa yang dilihatnya, misalnya bermain-main dengan jenggot anaknya.

   7. Cooperation behavior, manifestasi tingkah laku dapat diwujudkan dalam bentuk bermain bersama-sama temannya, bergurau dengan temannya, tergaul dan ergabung dengan teman-temannya.

 

Bayi membutuhkan perawatan dan pemberian kasih sayang, lingkungan perlu memberikan rangsangan motorik yang kontinyu untuk membantu perkembangan motorik. Pemaksaan dan reaksi orang dewasa yang menolak dapat mengakibatkan kemunduran, anak akan menjadi takut dan tidak bahagia. Pemberian afeksi bagi bayi lebih dipentingkan dilakukan untuk menunjang perkembangan sosial yang sehat daripada terus memaksa bayi melakukan sesuatu perilaku yang tidak mungkin dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar